Pages

Minggu, 11 Maret 2012

Diskusi Mengenai Email dan Blog dalam Kaitannya dengan Psikologi Pendidikan dan Fenomena Pendidikan

Anggota kelompok :
Dwi Kartika Harahap (11-019)
Cellia Elisabeth saragih (11-041)
Ariansyah (11-063)


Bagaimana pandangan dan penilaian kelompok Anda sehubungan dengan kewajiban setiap mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Psikologi Pendidikan 3 sks T.A2011/2012 harus memiliki email dan blog ditinjau dari uraian Psikologi Pendidikan dan fenomena pendidikan di Indonesia,Medan khususnya?


Pandangan kami terhadap kewajiban memiliki email dan blog adalah kewajiban itu merupakan suatu hal yang positif dan tentunya sangat bermanfaat.
Berikut ini adalah beberapa pandangan kami yang ditinjau dari segi psikologi pendidikan dan fenomena pendidikan yang ada di Indonesia dan di Medan khususnya.

¤ Ditinjau dari uraian Psikologi Pendidikan

1) Kewajiban tersebut sejalan dengan solusi di bidang pengajaran yang dikemukakan oleh William James, yaitu dengan sengaja mengajar pada level yang lebih tinggi dari yang seharusnya dengan tujuan untuk semakin memperluas pengetahuan anak.
Nah, kewajiban membuat email dan blog ini merupakan hal yang berada pada level yang lebih tinggi dimana yang lain masih berkutat pada kertas. Mahasiswa yang belum pernah mengenal penggunaan blog akan mulai belajar menghadapi hal yang baru ini, tentunya ini merupakan sebuah tantangan yang cukup menarik dimana tantangan itu pastinya akan membuat mahasiswa akan mencari tahu mengenai blog melalui internet ataupun bersosialisasi dengan teman-teman yang lebih tahu sehingga dapat saling membagi ilmu.

2) Kewajiban itu juga sejalan dengan pandangan John Dewey yang
mengatakan bahwa anak/peserta didik harus diposisikan sebagai
pembelajar aktif. Membuat email dan blog tentunya akan membuat mahasiswa menjadi lebih aktif. Contohnya, apabila mahasiswa belum mengerti proses pembuatan blog tersebut, tentunya ia akan terdorong menjadi aktif bertanya ke teman-temannya. Contoh lain seperti yang kita ketahui bahwa sering ada mahasiswa yang malu untuk mengungkapkan pendapatnya secara langsung. Nah, dengan adanya media tak langsung seperti blog ini, mahasiswa akan
lebih aktif menuangkan berbagai pendapat dan pandangannya. Dengan begitu lama-kelamaan keaktifan tersebut diharapkan bisa menjadi
kebiasaan.

3) Selain itu, kewajiban ini juga sejalan dengan pendapat E.L.
Thorndike yang mengatakan bahwa salah satu peran penting pendidikan sekolah adalah menanamkan penalaran pada anak.
Dengan adanya blog, dalam pikiran mahasiswa akan tercipta sebuah nalar bahwa ia harus mengisi blognya tersebut dengan berbagai hal yang bermanfaat, baik berupa postingan tentang pendidikan maupun
nilai-nilai kehidupan. Berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan, bisa saja penalaran mahasiswa akan meningkat. Misalnya ketika ia melihat sebuah peristiwa, nalarnya akan bisa terpikir tentang hikmah yang bisa diambil dari peristiwa itu dan kemudian mempostingnya di blog.

4) Selain sejalan dengan pandangan beberapa tokoh, kewajiban membuat blog ini juga menunjukkan keberhasilan pengajar dalam mempraktekan salah satu cara mengajar efektif, yaitu 'keahlian pengajar dalam memanfaatkan teknologi'.

¤ Ditinjau dari Fenomena Pendidikan di Indonesia dan Medan khususnya :

1) Seperti yang kita ketahui bahwa dunia internet telah melekat erat dalam dunia pendidikan di Medan ini. Hal ini ditunjukkan dengan semakin banyaknya sekolah yang tergabung dalam jaringan school net. Agar tidak tertinggal dibanding mereka, pembuatan email dan blog ini merupakan suatu titik awal bagi mahasiswa dan kedepannya diharapkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan internet sebagai media pendidikan menjadi semakin maju.

2) Fenomena lain dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah keengganan peserta didik untuk membaca bahan pelajarannya sebelum kelas dimulai. Dengan adanya blog dan kewajiban memposting pandangannya tentang materi yang akan dipelajari sebelum kelas dimulai, peserta didik pastinya akan mempelajari bahan pelajarannya sebelum kelas dimulai.

¤ Ditinjau dari Segi Manfaat Lainnya :

1) Blog juga dapat menjadi media evaluasi diri bagi mahasiswa.
Postingan-postingan yang ada akan semakin mudah dilihat orang lain sehingga juga dapat memungkinkan munculnya berbagai kritik terkait dengan isi postingan yang berupa pandangan penulis.
Dengan begitu, proses evaluasi diri menjadi lebih mudah.

2) Blog juga memudahkan proses penyimpanan tugas, sehingga mahasiswa tidak perlu takut tugasnya tercecer atau terselip. Dengan adanya blog, tugas-tugas dapat dilihat dengan mudah pada saat diperlukan.

3) Penggunaan blog juga dapat meningkatkan kreatifitas mahasiswa.Setiap mahasiswa tentunya ingin blognya tampil bagus dan bernilai, 
maka ia akan berusaha mengembangkan kreatifitasnya dalam memperindah blognya.

4) Penggunaan blog juga dapat membantu mencegah global warming karena dapat mengurangi penggunaan kertas

Demikianlah hasil diskusi kami sehubungan dengan kewajiban membuat email dan blog dalam matat kuliah Psikologi Pendidikan.
Jika terdapat kesalahan kata, pandangan dan lainnya kami terbuka atas kritikan. Akhir kata,
Semoga bermanfaat.  :)




1 komentar: